Friday, August 7, 2009

Monolog keinsafan...

Sedih melihat dunia yang semakin tua,
kemungkaran semakin mengilai,
pilu melihat mereka yang teraniya,
hidup mereka diselubungi kegelapan,
angkara manusia bernafsu binatang...


Kemanusiaan semakin hilang,
bayi yang tidak berdosa menjadi mangsa,
terbuang di pembuangan sampah,
alangkah kejamnya si ibu,
sanggup melempar si anak yang berlumpuran darah,
lemas dalam plastik hitam,
dan lalat menghurungi,
biawak menerkam,
heboh satu dunia,
penemuan yang tidak disangka,
menyayat perasaan...


Dunia menjerit lantang,
melihat perangai manusia yang semakin rakus,
mengejar kemewahan bangga dengan kemaksiatan,
andai pokok-pokok bersuara,
sudah pasti semua kejahatan terbongkar,
andai semua benda konkrit bersuara,
adakah manusia berhenti melakukan dosa?







Kebosanan bermaharajalela...

Tika kebosanan melanda,
Fikiran jadi haru biru,
Mencoret apa yang terlintas,
Sehingga menjadi bait-bait puisi,
Entah kritis atau puitis,
Kerana ia tertulis dalam kebosanan...





Tika kebosanan menerjah,
Semuanya berserabut menjadi kabut,
Pandang sana sini semuanya sama,
Pusing kanan kiri masih juga begitu,
bersimpang siur akalku berputar...

Suara hatiku menjerit,
Bergema dalam gua halkum,
Menghalau segala kebosanan,
Menyeru aura ketenangan,
Agar kebosanan tidak terus bermaharajalela,
Menyelubungi kamar hatiku...




Thursday, August 6, 2009

Puisi Cinta



Cinta...
Amat payah dimengertikan,
Sulit untuk difahami,
Sukar untuk diterangkan...

Namun,
Semua insan pernah merasai,
Mencintai dan dicintai,
Merindui dan dirindui,
Melukai dan dilukai...

Tapi,
Yang pastinya,
Cinta itu mematangkan fikiran,
Meleraikan kekusutan,
Meniupkan semangat,
untuk melalui hari-hari yang mendatang...

lavender..so..beautiful..