Halimah Sulong iaitu isteri kepada Arenawati juga menunjukkan bakat dalam penulisan sajak. Beliau telah lama menulis sajak ini dan disimpan lama tanpa pengetahuan arwah suaminya. Pada malam tersebut barulah sajak yang ditulisnya sekian lama dideklamasikan di khalayak penonton. Sajak ini merupakan luahan perasaan beliau ketika bertemu dengan Arenawati di pantai.
"Akal itu tidak semuanya dapat dicapai dengan akal saja. Nurani kita perlu. Rasa kita itu perlu. Akal tidak mampu membaca magis yang ghaib. Itu dibaca rasa. Itu diayak, disaring, ditentukan, disahkan hati nurani." (Arenawati)